PALI,Sumselgo – Kebakaran melanda satu unit ruko yang dijadikan tempat usaha penjualan plafon PVC di Dusun II Desa Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 17.50 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp300 juta.
Ruko yang terbakar diketahui merupakan ruko kontrakan dengan nama usaha Toko BZ Plafon PVC. Bangunan tersebut disewa oleh pasangan suami istri, Zainudin (47) dan Usmawati (45), warga Desa Raja Barat, Kecamatan Tanah Abang.
Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH mengatakan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran dari warga.
“Begitu menerima informasi, personel Polsek Tanah Abang langsung menuju TKP untuk membantu proses pemadaman, melakukan pendinginan api, mendata saksi, serta mencatat kerugian akibat kebakaran,” ujar AKP Arzuan.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting atau arus pendek listrik. Saat kejadian, kondisi ruko dalam keadaan tutup karena aktivitas usaha telah berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.
Karyawan ruko, Rifki Santana dan Ikram, diketahui telah menutup toko sebelum api muncul. Sekitar 50 menit kemudian, saksi Iwan Prasetiawan yang berada di ruko sebelah melihat asap tebal keluar dari bagian atap bangunan.
“Saya melihat asap tebal dan bau menyengat dari arah atap ruko sebelah. Setelah itu saya langsung berteriak meminta tolong kepada warga sekitar,” kata Iwan.
Saksi lainnya, Nala, seorang penjual bakso yang berada di seberang lokasi, juga melihat kepulan asap tebal dari bangunan tersebut.
“Saya langsung bilang kepada pembeli kalau ada ruko terbakar. Warga dan pengendara yang melintas langsung membantu memadamkan api dengan alat seadanya,” ujarnya.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WIB setelah mobil pemadam dari BPBD Kabupaten PALI dan Damkar Kabupaten Muara Enim tiba di lokasi dan melakukan pemadaman.
AKP Arzuan menambahkan, sebagian material plafon PVC yang belum terbakar telah dipindahkan pemilik usaha ke gudang rumah mereka untuk menghindari kerugian lebih besar. Hingga kini, polisi masih melakukan pendataan dan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran tersebut.(Md)









