Kantor Lurah Talang Ubi Barat Terima Bibit Cabe,Hj. Ritawanti Anwar: Solusi Konkret Masyarakat Hadapi Fluktuasi Harga Pasar

‎PALI,Sumselgo – Sebagai langkah proaktif menghadapi potensi kenaikan harga komoditas pangan, khususnya cabai, menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, Dinas Ketahanan Pangan melakukan aksi nyata dengan mendistribusikan bibit cabai ke berbagai instansi pemerintah.

‎Pada hari ini, giliran Kantor Lurah Talang Ubi Barat yang menjadi titik fokus gerakan menanam ini. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Bapak Khairiman, hadir langsung bersama tim untuk memastikan program penguatan pangan mandiri ini berjalan maksimal.

‎Kehadiran tim Dinas Ketahanan Pangan disambut hangat oleh Plt. Lurah Talang Ubi Barat, Hj. Ritawati Anwar. Secara simbolis, Bapak Khairiman dan Hj. Ritawati Anwar melakukan penanaman 10 bibit cabai unggul di area Kebun PKK Kelurahan Talang Ubi Barat.

‎Penanaman ini diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat sekitar bahwa lahan perkantoran pun dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung kedaulatan pangan keluarga.

‎Tak hanya menyasar area perkantoran, program ini juga menyentuh langsung lapisan masyarakat penggerak ekonomi. Sebanyak 100 bibit cabai dibagikan kepada ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) di wilayah Kelurahan Talang Ubi Barat.

‎”Langkah ini adalah upaya kita bersama untuk menekan laju inflasi daerah, terutama pada komoditas cabai yang biasanya melonjak saat hari besar keagamaan. Dengan menanam sendiri, ibu-ibu KWT diharapkan bisa memenuhi kebutuhan dapur secara mandiri,” ujar Bapak Khairiman di sela-sela kegiatan.


‎Hj. Ritawati Anwar menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk edukasi sekaligus solusi konkret bagi masyarakat dalam menghadapi fluktuasi harga pasar.

‎”Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat, khususnya ibu-ibu KWT, bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan dapur. Dengan menanam sendiri, kita tidak perlu terlalu khawatir jika nanti ada kenaikan harga cabai menjelang lebaran,” ujar Hj. Ritawati Anwar.

‎Melalui program ini, pemerintah berharap budaya menanam di lahan pekarangan dapat terus ditingkatkan sehingga ketahanan pangan daerah tetap terjaga secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *