PALI,Sumselgo — Upaya pencegahan penyebaran penyakit menular terus dilakukan jajaran Kepolisian Resor Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui pemeriksaan kesehatan rutin bagi para tahanan. Salah satunya dengan melaksanakan skrining Human Immunodeficiency Virus (HIV) menggunakan metode rapid test yang digelar di ruang tahanan Polres PALI, Selasa (21/4/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres PALI bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten PALI melalui tenaga medis dari Puskesmas Talang Ubi. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari program deteksi dini penyakit menular yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 31 orang tahanan menjalani pemeriksaan kesehatan, yang terdiri dari 29 tahanan laki-laki dan 2 tahanan perempuan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan non-reaktif atau tidak terdeteksi virus HIV.
Kasidokkes Polres PALI, Aipda Hardiansyah, A.Md.Kep, mengatakan bahwa pemeriksaan kesehatan rutin bagi tahanan merupakan langkah preventif untuk menjaga kesehatan sekaligus mencegah potensi penularan penyakit di lingkungan rumah tahanan.
“Kegiatan pemeriksaan rapid test HIV ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini penyakit menular yang dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali, sehingga kondisi kesehatan para tahanan dapat terus terpantau,” ujar Aipda Hardiansyah.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan bagi tahanan tidak hanya bertujuan untuk menjaga kesehatan individu, tetapi juga untuk memastikan lingkungan ruang tahanan tetap aman dari risiko penyebaran penyakit menular.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program kesehatan dari pemerintah serta memastikan seluruh tahanan mendapatkan layanan kesehatan yang memadai selama menjalani proses hukum,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut melibatkan sejumlah petugas pengamanan, di antaranya Kasat Tahti, piket pengawas, piket Samapta, serta petugas jaga tahanan yang bertugas memastikan pelaksanaan pemeriksaan berjalan tertib dan lancar.
Dengan adanya kegiatan skrining kesehatan rutin ini, diharapkan kondisi kesehatan para tahanan dapat terus terjaga serta potensi penyebaran penyakit menular di lingkungan rumah tahanan dapat dicegah secara optimal.(Md)












