PALI,Sumselgo – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026, Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si., melakukan pengecekan sarana dan prasarana milik PT LKK di wilayah Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas penanggulangan karhutla milik perusahaan dalam kondisi siap digunakan saat memasuki musim rawan kebakaran.
Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar mengatakan, pengecekan dilakukan sebagai langkah preventif agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan maksimal apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
“Pengecekan ini penting untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana penanganan karhutla dalam kondisi baik, lengkap dan siap digunakan sehingga penanganan di lapangan dapat berjalan efektif dan efisien,” ujar IPTU Budi Anhar.
Kegiatan tersebut disambut langsung oleh jajaran manajemen PT LKK, di antaranya Manager PT LKK Sugiawan, Humas PT LKK Aliadin, serta Asisten ISPO Akai Arzuki. Turut hadir pula Kanit Reskrim IPDA Ahmad Kurdi, S.Sos., M.Si., Kanit Intelkam AIPTU Dodi Wisno, S.H., dan Bhabinkamtibmas AIPDA Fitriawan.
Dalam pengecekan itu, petugas meninjau sejumlah fasilitas penanganan karhutla yang dimiliki PT LKK, di antaranya tiga embung air, lima unit tower api, empat unit kendaraan operasional roda empat, 15 unit mesin pompa air, 200 selang air, alat komunikasi, 30 sekop, 10 alat pemadam api ringan (APAR), 30 nozzel dan 20 connector.
Menurut IPTU Budi Anhar, kesiapan fasilitas penunjang menjadi faktor penting dalam mempercepat respons penanganan apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan.
“Kami juga ingin memastikan koordinasi antarpersonel dan pihak perusahaan berjalan baik agar potensi hambatan saat penanganan karhutla bisa diminimalisir,” katanya.
Ia menambahkan, pengecekan rutin seperti ini juga bertujuan mendeteksi lebih awal berbagai kekurangan maupun kerusakan peralatan sehingga dapat segera diperbaiki sebelum memasuki puncak musim kemarau.
Selain itu, kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas penanggulangan karhutla telah memenuhi standar operasional yang ditetapkan instansi terkait.
Kegiatan pengecekan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dan berlangsung dalam situasi aman, tertib dan lancar.(Md)









