PALI,Sumselgo — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kebersamaan dengan insan pers melalui kegiatan kurban bersama yang digelar di kolam pemancingan Mang Dede, Jalan Trisaka Golf Permai, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini dihadiri langsung oleh Bupati PALI, Asgianto, beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para jurnalis yang aktif bertugas di wilayah Kabupaten PALI. Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asgianto menyerahkan satu ekor sapi sebagai hewan kurban yang diperuntukkan bagi kegiatan bersama insan pers. Penyerahan ini menjadi simbol kepedulian sekaligus bentuk nyata kebersamaan antara pemerintah dan media.
Dalam sambutannya, Bupati Asgianto menyampaikan harapannya agar kegiatan kurban bersama ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang.
“Acara ini adalah bentuk kebersamaan kita dengan insan pers. Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya ada di tahun ini saja, namun bisa terus dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya. Mohon doa dari semuanya agar saya selalu diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki,” ungkapnya di hadapan para undangan.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya peran insan pers dalam mendukung kemajuan daerah. Menurutnya, media memiliki peran besar dalam membentuk opini publik serta menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat luas.
“Kita ini sama-sama memiliki tujuan untuk memajukan Kabupaten PALI. Peran insan pers sangat penting, karena maju atau mundurnya suatu daerah juga dipengaruhi oleh bagaimana informasi itu dipublikasikan. Namun saya berharap pemberitaan tetap disampaikan secara objektif dan tidak dipelintir,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten PALI sangat menghargai kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi, selama tetap berpegang pada prinsip profesionalisme dan kode etik jurnalistik.
Kegiatan kurban bersama ini tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara pemerintah daerah dan insan pers. Melalui momen ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih harmonis, terbuka, dan saling mendukung dalam menyampaikan informasi yang konstruktif kepada masyarakat.(Shy)









