PALI, Sumselgo — Memasuki musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara, terutama potensi asap akibat kebakaran yang dapat mengganggu kesehatan.
Bupati PALI Asgianto ST mengajak seluruh masyarakat untuk tidak menganggap remeh paparan asap dan debu. Menurutnya, kualitas udara yang buruk dapat berdampak langsung terhadap kesehatan, terutama pada saluran pernapasan.
Asgianto mengatakan, masyarakat harus mengutamakan langkah pencegahan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara mulai dipenuhi asap.
“Kalau kondisi udara tidak baik dan asap mulai pekat, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah. Kalau memang harus keluar, gunakan masker yang sesuai untuk melindungi saluran pernapasan,” ujar Asgianto, Minggu (13/8/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memperbanyak konsumsi air putih, menjaga pola makan bergizi, cukup beristirahat serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak. Paparan asap yang berlangsung terus-menerus dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan mereka.
“Kita harus bersama-sama melindungi anak-anak. Saat asap pekat, jangan biarkan mereka terlalu lama bermain atau beraktivitas di luar rumah,” katanya.
Selain itu, Asgianto meminta masyarakat menjauhi sumber asap, termasuk asap rokok, serta menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat juga diimbau rutin memantau kualitas udara melalui informasi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).
“Dengan mengetahui kondisi kualitas udara, kita bisa menentukan aktivitas yang aman dan mengambil langkah pencegahan lebih awal,” jelasnya.
Asgianto turut mengingatkan masyarakat agar mengenali tanda-tanda gangguan pernapasan. Batuk yang semakin berat, sesak napas, sakit tenggorokan, pilek, demam, nyeri dada hingga kondisi kesehatan yang memburuk harus segera mendapat perhatian.
“Jika mengalami sesak napas, nyeri dada atau keluhan yang semakin berat dan tidak membaik, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Jangan menunggu sampai kondisinya parah,” tegasnya.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan menjaga kesehatan bersama selama musim kemarau.
“Lindungi diri, lindungi keluarga, dan lindungi lingkungan. Udara bersih, pernapasan lega, hidup berkualitas. Mari kita jaga kesehatan bersama,” pungkas Bupati Asgianto ST.











