PALI,Sumselgo – Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menggelar latihan praoperasi Patuh Musi 2026 untuk mematangkan kesiapan personel dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang video conference (Vicon) Polres PALI, Jumat (23/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB.
Latihan dipimpin Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK., diwakili Wakapolres Kompol Suprawira, S.H., M.Si., serta diikuti Kabag Ops Kompol Andiri Noviansyah, S.Kom., Kabag Logistik AKP Arlan Hidayat, S.H., Kasi Keu Ipda Moch Said Busthomi, Kanit Regident Ipda Ari Sisoko Kurniawan, S.H., M.H., Paur Subbagdalops Ipda Mujito, S.H., dan sejumlah operator.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres PALI menekankan pentingnya kesiapan personel, pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab, serta pelaksanaan operasi sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Wakapolres Kompol Suprawira, SH., M.Si mengatakan, pelaksanaan Operasi Patuh Musi 2026 harus berorientasi pada peningkatan keselamatan pengguna jalan sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
“Seluruh personel harus memahami tugas, tanggung jawab, sasaran operasi, dan SOP yang berlaku. Utamakan keselamatan, serta lakukan upaya untuk menekan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas korban lalu lintas,” ujar Suprawira.
Suprawira juga mengingatkan agar penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, pelaksanaan operasi tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengutamakan langkah preemtif dan preventif melalui sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis melalui edukasi, sosialisasi, dan tindakan preventif. Penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional, tanpa penyalahgunaan wewenang yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” katanya.
Sementara itu, Kabag Ops Polres PALI Kompol Andiri Noviansyah memaparkan sasaran operasi yang mencakup berbagai potensi gangguan lalu lintas, mulai dari kemacetan, pelanggaran, hingga kecelakaan.
Upaya yang disiapkan meliputi sosialisasi tertib berlalu lintas ke sekolah, komunitas, dan masyarakat, serta pengaturan, penjagaan, patroli, dan rekayasa lalu lintas sesuai kebutuhan di lapangan.
Dalam latihan tersebut, para operator juga diingatkan agar menginput laporan secara tepat waktu, jelas, dan tidak berulang. Posko operasi diwajibkan mengikuti rapat analisis dan evaluasi (anev) melalui Zoom bersama Polda Sumatera Selatan.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Melalui latihan praoperasi ini, Polres PALI berharap pelaksanaan Operasi Patuh Musi 2026 berjalan optimal, meningkatkan disiplin berlalu lintas, serta menciptakan keamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan.(Md)












