Hadapi Musim Penghujan,Dinkes PALI Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Berbagai Penyakit

PALI,Sumselgo – Menghadapi musim penghujan yang mulai melanda sejumlah wilayah, Dinas Kesehatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman berbagai penyakit yang berpotensi muncul akibat perubahan cuaca dan kondisi lingkungan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, Haryono, S.H., M.M., mengatakan bahwa menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan merupakan langkah utama dalam mencegah penyebaran penyakit selama musim penghujan.

Menurutnya, beberapa penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat di antaranya demam berdarah dengue (DBD), diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serta penyakit kulit. Kondisi lingkungan yang lembap, genangan air, dan sanitasi yang kurang baik dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Haryono mengingatkan masyarakat agar tidak hanya menjaga kesehatan diri sendiri, tetapi juga memperhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama memasuki musim penghujan. Jangan sampai terdapat genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga masing-masing,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali menggalakkan gerakan 3M Plus sebagai upaya pencegahan DBD, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan.

Selain itu, masyarakat diharapkan menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kebersihan makanan dan minuman.

“Jangan menunggu sakit baru menjaga kesehatan. Kami berharap masyarakat membiasakan pola hidup bersih dan sehat, karena pencegahan jauh lebih penting. Apabila mengalami keluhan kesehatan, segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” tambah Haryono.

Lebih lanjut, haryono juga mengingatkan warga yang berada di kawasan rawan banjir dan genangan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penyakit akibat lingkungan yang tercemar. Kebersihan diri setelah beraktivitas di lingkungan yang tergenang air juga perlu diperhatikan.

Melalui imbauan tersebut, kami Dinas Kesehatan Kabupaten PALI berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga kesehatan lingkungan dan melakukan langkah pencegahan sejak dini.

Dengan kesadaran bersama, risiko penyebaran penyakit selama musim penghujan diharapkan dapat diminimalkan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik dan kesehatan keluarga tetap terjaga.(Shy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *